Showing posts with label Poem. Teaser.. Show all posts
Showing posts with label Poem. Teaser.. Show all posts

Wednesday, 7 November 2018

Bᴇʀ-Tᴇᴍᴜ-Tᴇɴɢᴋᴀʀ

..
Bᴇʀ-Tᴇᴍᴜ-Tᴇɴɢᴋᴀʀ
🅱🎗🌱-🌴🎗〽️⛎-🌴🎗🎵🌀🎋🅰🌱 [bahasa emoji]
..
Terkisah aku dan kamu berpengalaman di tengah semesta yakni bukit yang besar dan tinggi, Oreste namanya dalam bahasa Yunani. Aku memburu hal yang indah menghirup sejuknya lembah nirwana, tak terpikir sama sekali olehku bayangan dirimu, ah mungkin aku tidak berakal tentang sosok wanita kala itu terlebih dirimu yang tak ku kenal hanya sebatas kosakata nama
..
Pikiranku melayang ke nirwana sampai kau melewati diriku dan berkata bau ku seperti bau kambing dengan nada “Your smell like mbeek, mbeek”, ku jawab dengan persamaan nada “If you think my smell like mbeek, why you always want to beside me!”
..
Ya aku tahu itu hanya guyonan kekerabatan diantara kita, kita sama-sama membual satu sama lain hahaha. Ber-Temu-Tengkar penggalan kalimat yang menandai awal temu kita dengan tengkar guyonan pertengilan sampai kau sembatkan dititel namaku Tengil 4 dan dirimu sendiri Tengil 3, lucu juga ya keluguan candaan dirimu
..
Sampai pada akhirnya aku hanya bisa menghampiri Al Razaq penggenggam alam semesta untuk memelihara kehidupan aku, kamu, dan mereka. Tak disangka berburu harapan membuahkan hasil dalam jangkauan jodoh tahun 1514 diri ini meminang dirimu dengan kisah kelucuan luar biasa yang sudah Al Razaq susun skenario untuk kita. Maka Ber-Temu-Tengkar sampai hari ini kau dan aku jalani masih di semesta yang sama
..
Aku pun tersenyum ^_^..
Jumat 10.23 …
тeɴɢιl 3 4




#cerita #kisah #guyonan #pertengkaran #story #kehidupan #gunung #akukau #semesta #candaan #fiksi #nonfiksi #imajinasi #pikiran

Tuesday, 4 August 2015

Wenn der Todesstern.. Schriftsteller : Teguh Riyanto

Moon in the Sky: photo by Maya




Schriftsteller : Teguh Riyanto


Ketika Bintang Mati
Raga biru tak bersuhu
melepas sukma panas diantara kabut kelabu beku
tak ada suara menggiring
tak ada bayang nengiring
semua terdiam, terpaku dalam konstelasi konstan bergerak
disaksikan rasi rapi
terbakar redup memuntahkan keping
puing kehidupan berputar,
menghantam badai kosmik tak berakhir
menembus jagat memancarkan cahaya

COMET

Schriftsteller : Teguh Riyanto


I looked up alone at the night sky and saw a comet
In an instant it began and vanished completely but
It reminds me of you, and my chest begins to hurt
I want to see you right now, but I can't fly through the sky

Milkyway Segara Anak, Rinjani
If maybe I'd been able to become a comet
I would run flying through the sky
No matter what kind of tomorrow comes, this thought will be strong
So this comet is completely indestructable
Rain's falling and it's miserable, and when it hazes over

Any time now, I'll be remembering what you said


In the night sky after the rain, a star emerges beautifully

And I figure I can fall in love with the rain

If, maybe, I'd gotten the chance to be a comet
I'd overflow and spill light, always
When you're sad, you looking at the night sky
Makes me want to sparkle more, like you as you break into a smile

You're always fighting something by yourself
I can't be that thing by your side, but...

If maybe, just maybe, I had the chance to become a comet
I would surely rush to fall from the sky
Beyond a doubt, I would reach you on this moment's light
Let's wrap your "now" around the shining sky
If I'd gotten the chance to be a comet

Definitely, I'd be by your side for all time

Monday, 3 August 2015

Thanks, 2009, by Teguh Riyanto (for my first love..)



Dandelion, untitled, 2009, by Kinari (perhaps 'the one that got away")



Untuk kekasihku yang ku cinta,

Untuk pujaan hatiku yang ku sayang,

Untuk bunga jiwaku yang takkan tergantikan,

Ku ucapkan terima kasih atas hari yang menyenangkan tadi,

Terima kasih untuk waktu yang kamu sempatkan,

Terima kasih untuk kasih dan cinta yang kau berikan,

Kan ku ingat selalu wajahmu yang ceria itu

Kan ku ingat selalu, senyummu yang selalu menghiasi hariku

Kan ku ingat selalu, suaramu yang lembut dan halus itu

Maaf bila ku pernah kecewakan mu,

Maaf jika ku pernah melukai hatimu,

Maaf jika ku pernah mengingkari janjiku

Ya Allah...,

Berikan ia kebahagiaan disana,

Berikan ia tempat terbaik disana

Berikan ia kelapangan tempat disana,

Dan pertemukanlah kami kelak disana nanti

Alhamdulillah Ya Allah, atas kesempatan yang Kau berikan untukku bersamanya

Alhamdulillah Ya Allah, karena telah mengirimnya kepadaku,

Kini ku ucapkan selamat tinggal kepadanya,

Selamat jalan cintaku...
:']

Don't wanna miss a thing
(Aerosmith)

I could stay awake
just to hear you breathing
watch your smile while you're sleeping
while you're far away from dreaming

i could spend my life in this sweet surrender
i could spare at this sweetest moment forever...

Every moment i spend with you
is the moment of treasure

don't wanna close my eyes
don't wanna fall asleep
cause i miss you bebh
and i don't wanna miss a thing

cause even when i dream again
you're the sweetest dream i ever do
i still miss you bebh
i don't wanna miss a thing

laying close to you
hearing your heart beating
and i wondering what you're dreaming
wondering if you see me in

and i kiss your eyes,
thanks God we were together
i just wanna spend with you
in this moment forever

i dont wanna miss one smile
i dont wanna miss one kiss
i just wanna be with you
i here with you just like this

i just want to hold you close
feel your heart so close to mine
and i just want to stay here at the moment
for all the rest of time...

LOVE and HOPE

Picture by Maya


Untuk dia yang sedang menghiburku dari atas sana  

Untuk kamu yang sekarang tersenyum di atas sana,

Terima kasih sudah datang untuk menghiburku lagi,

Lama ku nantikan, senyummu yang manis itu,

Lama ku nantikan, suaramu yang indah itu,

Lama ku nantikan, kata-katamu yg menghiburku itu,

Karena hanya kamu lah yg sanggup membuatku tersenyum

Hanya kamu lah yang mampu membuatku tertawa,

Hanya kamu lah yang bisa membuatku menangis,

Aku hanya berdoa kepada Yang Maha Kuasa akan kebahagiaanmu disana,

Aku hanya bisa meminta kepada Yang Maha Adil agar kamu bisa selalu menghiburku,

Aku hanya bisa berharap agar Yang Maha Pengasih bisa mempertemukan kita lagi disana kelak, 

Dan aku harap itu pun cepat,

Untukmu ku persembahkan lagu yang dulu pernah mengiringi kepergianmu...

--

Angel Wings (Westlife)

i would die for you
lay down my life for you
the only thing means everything to me

cause when you're in my arms
you make me prouder than
than anything i ever could achieve

and you make everything that used to be so big
seem to be so small since you arrived

on angel's wings, an angelical formation,
angel's wings, like letters in the sky,
no i know, no matter what's the question
love is the answer it's written on angel's wings

and i often wonder
someone as flawed as i
deserve to be as happy as you make me

so as the years roll by
i'll be there by your side
i'll follow you, wherever your heart takes me

now anyone who's felt the touch of heaven their lives
will know the way i'm feeling, looking in my baby's eyes
that's why i can't bear to be too far away
i know that God must love me cause He sent you to me

--


Written by Teguh Riyanto

Seandainya....


Picture via Flickr

Seandainya...

Seandainya 'ku punya keberanian lebih pada waktu itu,

apakah dia tetap hidup?

Seandainya 'ku melakukannya pada waktu itu,

apakah ku kan bersama dia sampai sekarang?

Seandainya ku tetap menahan rasa sampai sekarang dan dia masih hidup,

apakah dia akan bahagia?

Seandainya dia masih hidup dan melihat perubahan ku sekarang,

apakah dia akan tetap dekat dengan ku?

Seandainya dia melihat dia yg lain disini,

apakah dia akan mengizinkan ku?

Seandainya dia mendengar kata maaf yg ku ucapkan dlm doa2ku,

akankah dia menerima dan memaafkan ku?

Huff...,life still must go on bro,all you can do just let it flow,you can't take the time that you have had,so pray for her happiness there.....,

miss your smile...,=)




by: Teguh Riyanto

Wednesday, 27 May 2015

Poem

TEASER


“Pada setiap denyut nadi yang berdetak lemah… 
Pada rantauan kenangan singkat …
Pada setiap apa-apa yang merujuk padamu,
Aku kehabisan kata….”

POEM by Tika Sylvia Utami
Pertautan Ikrar Suci di Puncak Mahameru
Pada sebuah kisah tidak bernama
Alam melukis semburat langit senja pada tapal batas keheningan.
Menautkan ucap pelantun kata di setiap hela nafas penghembus makna
Kami bersimpuh di bawah semesta.
Di bawah rengkuh alam yang menghujani langit dengan pendar temaram bulan. 

Bertautkan alas langit yang mengangkasa di atas tanah tertinggi di pulau jawa…
Beralaskan bentang hamparan awan di atap langit puncak abadi para dewa…


Kami, menuturkan ikrar atas sebuah janji suci demi Sang Pencipta. 
Bernafaskan dentuman kuat kawah Mahameru, semesta menjadi saksi pertautan kisah dua insan manusia.
Tertopangkan bahu yang menahan beban ransel besar,
Kami tengah memulai perjalanan memburu awan dan ketinggian, bernafaskan cinta pada Sang Maha
Alam urung berdiam pada sekat yang menyejukkan, 
Ia berbicara pada kita, menghadirkan pertanda melalui lantunan ranting pohon yang jatuh tertiup angin, sahutan burung yang menari pada kicaunya, hingga gemericik sumber air pelepas dahaga.
Denyut nadi berdetak tanpa kendali memudarkan impuls syaraf, ketika hamparan padang ungu Oro-oro ombo mengistimewakan Mahameru sebagai tempat pertautan sebuah janji.
Kami tengah menikmati rindu dalam kesederhanaan,
Pada sebuah ungkap yang dilantunkan diam
Lantas kita menyapa dalam doa keheningan masing-masing. 
Esok nanti kian menyongsong, 
Tidak peduli sekalipun kata terbentur makna. 
Tidak peduli sahut sapa dalam ruang pendingin waktu kian menebar tanya, 
Karena kita percaya,
Kita tidak pernah benar-benar terlahir sempurna.
Ada rongga yang sengaja dihadirkan Sang Pencipta demi sebuah jalinan kisah dua insan manusia. 
Kita saling bertautan dalam langkah yang beriringan,
Lantas aku menemukanmu pada setiap rangkaian doa yang terhantarkan pada setiap sujud malam-malamku.
Kamu… adalah bagian terbesar dalam setiap helai rindu yang kusimpan rapat dalam bayangan samudera awan di Dataran Tinggi Dieng, Puncak Prau.
Kamu… adalah malam yang hadir setelah senja tenggelam pada sang peraduan.
Tertutupi anyaman gulita yang mengadu pada setiap sisa temaram cahaya bulan di tengah hamparan padang edelweiss yang bermekaran di Gunung Gede-Pangrango
Kamu… adalah penyalin kisah yang menghinggapi setiap risau sang pemuja malam.


 * Puisi ini dibuat oleh sahabat kami sebagai hadiah pernikahan, 03 Januari 2015
Thanks for the Poem.


2400mdpl. Kabupaten Lumajang, Danau Ranu kumbolo, Jawa Timur. Pegunungan Tengger,